Cilegon (ANTARABanten) – DPRD Kota Cilegon mensahkan lima rancangan peraturan daerah menjadi Perda, sekaligus diharapkan dengan adanya aturan baru pendapatan asli akan meningkat.

“Lima Perda baru saja sahkan, dan diharapkan dengan pengesahan kelima Raperda menjadi Perda ini mampu meningkatkan pendapatan di Kota Cilegon,” kata Ketua Badan Legislasi DPRD Kota Cilegon, M Iqbal, di Cilegon, Rabu.

Dia menjelaskan, kelima Raperda yang sudah disahkan diantaranya, Perda Retribusi Rumah Potong Hewan, Raperda Tentang Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan, Raperda tentang Pencabutan atas Perda tentang Pajak Atas Jasa Kepelabuhanan dan beberapa Perda tentang Retribusi, Raperda Tentang Pajak Reklame, dan Raperda Pajak Penerangan Jalan.

“Peningkatan pajak ini akan dapat terwujud, jika sarana dan prasarananya ┬ádibenahi dan diperbaiki oleh pemerintah,” katanya menjelaskan.

Salah satu contoh peningkatan pendapatan asli daerah, menurut Iqbal, adalah retribusi Rumah Potong Hewan (RPH), yang masih sangat minim masuk ke kas daerah.

“Saat ini memang PAD Kota Cilegon dari RPH masih minim, dan untuk meningkatkan itu semua, maka kami memandang perlu bahwa RPH harus ditingkatkan dan perbaiki sarana serta prasarananya,” katanya.

Dirinya sangat meyakini, jika sarana dan prasarana yang ada dalam RPH di Kota Cilegon, uang mengalir ke kas daerah bertambah dan angkanya mampu diharapkan untuk menumbuhkan pembangunan.

Keoptimisan Iqbal dilihat dari kondisi di Kota Cilegon.

“Diharapkan dengan disahkannya Raperda RPH, semuanya menjadi sangat baik, dan harapan kita semua dengan memaksimalkan keberadaan RPH dapat terwujud,” katanya menambahkan.